by

WHO Akan Umumkan Asal-usul Virus Corona di Wuhan China

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan telah menyelesaikan penyelidikan mengenai asal usul virus corona selama satu bulan di Wuhan, China.

WHO akan melakukan konferensi pers pada hari Selasa (9/2) waktu setempat.

Baca juga : Sinabung Erupsi, Semburkan Awan Panas Sejauh 2.500 Meter

“Tim internasional yang bekerja untuk memahami asal-usul Covid-19 sedang menyelesaikan masa tinggal empat minggu di Wuhan bersama dengan pihak China yang turut berpartisipasi dalam konferensi pers,” ujar WHO, Senin (8/2).

Mengutip AFP, Kementerian Luar Negeri China mengatakan konferensi pers akan digelar pada pukul 15.30 di hotel di Wuhan.

Konferensi pers itu akan disiarkan langsung dalam bahasa Inggris di platform digital dan media sosial badan kesehatan PBB.

Diketahui kasus Covid-19 pertama kali terdeteksi di Wuhan pada Desember 2019 lalu.

Para ilmuwan menduga, virus itu berasal dari kelelawar dan ditularkan kepada manusia melalui mamalia lain.

Namun belum ada jawaban pasti mengenai hal tersebut. Sejauh ini, WHO menganggap kecil kemungkinan dapat menemukan hal itu.

Mereka menyebut kunjungan ke Wuhan memunculkan lebih banyak pertanyaan yang perlu dijawab.

Sejak keluar dari karantina hotel selama 14 hari, para ahli WHO sudah mengunjungi sejumlah situs yang disebut muasal pandemi itu, termasuk pasar basah yang ada di Wuhan, tempat pertama kali orang terkonfirmasi positif Covid-19.

Perjalanan Rabu lalu ke Institut Virologi Wuhan adalah salah satu agenda paling penting sebab berusaha memecah teori kontroversial yang mungkin menjadi sumber pandemi.

Sementara itu para ilmuwan telah melakukan penelitian mengenai beberapa penyakit paling berbahaya di dunia, termasuk jenis virus corona kelelawar yang mirip dengan Covid-19.

Spekulasi muncul di awal pandemi bahwa virus corona kemungkinan bocor dari laboratorium di Wuhan, meski belum ada bukti yang mendukung teori itu.

Baca Juga :  Iran Tolak Perjanjian Nuklir Jika AS Belum Cabut Sanksi

Mantan presiden Amerika Serika Donald Trump dan para sekutu meyakini teori itu. Bahkan ia memperuncing teori konspirasi bahwa China sengaja membocorkan virus tersebut.

Kepala Misi WHO, Peter Ben Embarek mengatakan para pengawas melakukan perundingan “sangat jujur” dengan para ilmuwan China mengenai sumber pandemi.

Meski tidak mengidentifikasi teori tertentu, Ben menggambarkan beberapa di antaranya tidak masuk akal dan hanya akan membuang-buang waktu penyidik bila mengejar klaim-klaim tak berdasar tersebut.

Comment

1 comment

News Feed