by

Tren Peningkatan Ekspor Suzuki Berlanjut ke Semester II/2020

Suzuki Indomobil Motor (SIM) mengklaim ekspor unit completly build up (CBU) mobil Suzuki buatan Indonesia membaik meski pandemi Covid-19 masih berlangsung.

Catatan ekspor CBU pada Agustus mencapai 4.352 unit, negara terbesar yang menerima pengapalan ini adalah Meksiko.

Mengutip data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), ekspor CBU Suzuki sempat mengalami penurunan sejak pandemi meluas di dunia. Pada April ekspor mampu 4.214 unit namun turun pada Maret menjadi 1.438 unit.

Baca juga : Sawah di Indonesia Selain Ubud dengan Pemandangan Unik

Hantaman pandemi belum selesai sebab pada Mei ekspor CBU turun lagi menjadi 468 unit. Walau begitu perbaikan mulai terjadi pada Juni 1.156 unit, Juli 4.322 unit, dan Agustus 4.352 unit sebagai yang terbesar pada tahun ini.

Pada tahun lalu rata-rata ekspor CBU Suzuki sebesar 3.300 unit per bulan.

Dari total unit ekspor CBU pada Agustus, sebanyak 1.071 unit mendarat di Meksiko dan 591 unit (55 persen) di antaranya adalah Ertiga yang diproduksi di pabrik Cikarang, Jawa Barat.

SIM juga melaporkan bahwa Ertiga menopang penjualan Suzuki di Meksiko pada Agustus, yakni sebesar 452 unit dan mewakili 22 persen total penjualan ritel MPV.

“Positifnya angka ekspor Suzuki All New Ertiga dan model Suzuki lainnya membuktikan bahwa produk-produk buatan Indonesia diterima dengan baik oleh dunia internasional,” kata Aris.

Dia juga mengungkap Ertiga adalah mobil ekspor terlaris dari SIM, kontribusinya 49 persen dari total ekspor 24.309 unit selama Januari – Agustus.

Baca Juga :  Cara Kerja Sinar Ultraviolet Bunuh Virus di Kabin Mobil

Comment

1 comment

News Feed