by

Tipe tipe Hosting

Ada berapa sih tipe hosting itu ?

Pertanyaan di atas kadang masih suka ditanyakan oleh beberapa pengiat website di Internet untuk membuat website maka dibutuhkan hosting sebagai rumah dari website tersebut.

Berikut ini, kami akan coba menjelaskan kembali beberapa tipe hosting yang bisa Anda gunakan.

Shared web hosting

Situs web seseorang ditempatkan di server yang sama dengan banyak situs lain, mulai dari beberapa situs hingga ratusan situs web. Biasanya, semua domain dapat berbagi kumpulan sumber daya server yang sama, seperti RAM dan CPU.

Fitur yang tersedia dengan jenis layanan ini bisa sangat mendasar dan tidak fleksibel dalam hal perangkat lunak dan pembaruan. Pengecer sering menjual hostiing web bersama dan perusahaan web sering kali memiliki akun pengecer untuk menyediakan hostiing bagi klien.

Cloud hosting

Cloud hosting adalah hosting yang menggunakan beberapa server untuk menyeimbangkan beban (load) dan memaksimalkan daya kerja server (uptime). Cloud h0sting merupakan teknologi yang menggabungkan beberapa server untuk berjalan layaknya satu server utuh supaya performa tetap terjaga.

Teknologi cluster memungkinkan website tetap berjalan meski salah satu server bermasalah. Saat salah satu server bermasalah, server lain akan menjaga website tetap berjalan. Hal itu membuat tingkat uptime-nya cenderung tinggi karena server saling mem-backup.

Cloud h0sting secara garis besar berbeda dengan shared h0sting pada umumnya. Fokus pada uptime, fleksibilitas dan kemudahan proses scalling, serta private resource adalah beberapa keunggulan dari cloud hostng.

VPS Hosting

Juga dikenal sebagai Virtual Private Server (VPS), membagi sumber daya server menjadi server virtual, di mana sumber daya dapat dialokasikan dengan cara yang tidak secara langsung mencerminkan perangkat keras yang mendasarinya.

Baca Juga :  Kisah Pilu Pengungsi Longsor di Nganjuk, Dapat Bantuan Makanan Malah Keracunan

VPS akan sering mengalokasikan sumber daya berdasarkan satu server ke banyak hubungan VPS, namun virtualisasi dapat dilakukan karena beberapa alasan, termasuk kemampuan untuk memindahkan wadah VPS antar server. Pengguna mungkin memiliki akses root ke ruang virtual mereka sendiri. Pelanggan terkadang bertanggung jawab untuk menambal dan memelihara server (server yang tidak dikelola) atau penyedia VPS dapat memberikan tugas admin server untuk pelanggan (server yang dikelola).

Bagaimana, masi bingung ? ngak usah bingung lagi untuk  informasi mengenai web hosting bisa langsung kesini saja :  www.indo-smarter.site

Comment

News Feed