by

Sandiaga Uno Kritik Tapera : Pemerintah Harus Berempati Pada Masyarakat

-Politik-129 views

Politisi Gerindra dan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengkritik program baru pemerintah yaitu Tapera. Sandiaga Ubo mengkritik Peraturan pemerintah No 25 Tahun 2020 terkait Penyelenggaraan Tabungan Perumahan Rakyat atau Tapera yang sudah ditandatangani oleh Presiden Jokowi.

Salah satu kritikan yang dikeluarkan oleh Sandiaga Uno adalah pada pasal yang mengatur jika perusahaan pemberi kerja diharuskan menyetorkan iuran wajib untuk Tapera. Iuran Tapera sendiri ditetapkan 3 persen dari gaji, dimana 0,5 persen dibayar oleh perusahaan atau pemberi kerja dan sisanya yaitu 2,5% akan ditanggung oleh pekerja.

Baca Juga : PA 212 Dan PKS Enggan Mendukung Prabowo Sebagai Capres 2024

Sandiaga Uno menilai jika peraturan ini malah akan memberatkan pengusaha di tengah perjuangan mereka melawan pandemi Covid-19 yang tidak tahu sampai kapan akan berakhir. Sandiaga Uno menyarankan agar program ini ditunda dulu dan sifatnya masih masa depan, karena pada pendemi seperti ini untuk bisa bertahan saja sudah sulit, apalagi ditambah dengan beban iuran Tapera.

Baca juga : Diduga Terkait Narkoba, Artis Jerry Lawalata Ditangkap Polisi

Sandiaga Uno juga menjelaskan jika yang dibutuhkan oleh masyarakat saat ini adalah dana tunai utnuk memulihkan usaha. Selama ini pengusaha telah banyak yang menggunakan tabungan mereka. Jadi jangan malah tambah dibebani dengan iuran yang belum terasa dampaknya untuk sekarang ini.

Sandiaga juga mengingatkan kepada pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan yang lebih berempati pada masyarakat. Apalagi saat ini di tengah Pandemi Covid-19 dimana banyak pengusaha UMKM yang sangat terdampak, banyak juga yang kehilangan pekerjaan karena pandemi seperti ini. Pemerintah harus bisa mendengar suara masyarakat yang terdampak.

Terakhir, Sandiaga Uno mengatakan jika saat ini adalah masa-masa paling sulit bagi pengusaha dan UMKM, Karena bukan hanya banyak yang kehilangan pekerjaan saja, tapi juga dihadapkan dengan biaya hidup yang berat.

Comment

News Feed