by

Pupus Harapan Calon Mahasiswa Positif Corona Masuk PTN

Sebanyak empat calon mahasiswa baru di Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari dilaporkan terinfeksi virus corona.

Akibatnya, niatan mereka untuk kuliah pun pupus karena tidak bisa mengikuti ujian tertulis berbasis komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Baca juga : Dua Pekerja di Rumah Dinas Walkot Bandung Positif Corona

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan diminta tidak diskriminatif terhadap calon mahasiswa baru yang terinfeksi virus corona.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Amirul Tamim menyebut, pemerintah sejatinya berlaku adil kepada rakyatnya termasuk calon mahasiswa yang terinfeksi virus corona.

Senator asal Sultra ini menyebut harusnya Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) ikut menyertakan kebijakan baru terhadap calon mahasiswa baru yang terinfeksi virus corona.

Sebab, kata dia, calon mahasiswa ini juga punya hak mengenyam pendidikan di perguruan tinggi negeri.

Ia mengatakan di tengah pandemi ini, terlebih penyebaran virus tak terkendali, semua orang berpotensi terinfeksi virus corona. Akibat virus ini, turut berdampak pada kehidupan seseorang yang terinfeksi.

Namun, pemerintah harusnya tidak mendiskriminasi mereka yang terinfeksi dalam hal pelayanan negara.

Menurut Amirul, bila calon mahasiswa baru yang terinfeksi virus corona dan tidak bisa diikutkan tes SBMPTN, maka pejabat negara yang terinfeksi harusnya juga diberhentikan.

Sementara itu, anggota DPR RI Ridwan Bae menilai larangan terhadap calon mahasiswa untuk tidak ikut tes SBMPTN karena terinfeksi virus corona sama saja mematikan masa depan mereka.

Untuk itu, ia berharap agar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan turut membuat kebijakan susulan terhadap calon mahasiswa baru yang terinfeksi virus corona.

Ia mengaku, bisa jadi, calon mahasiswa yang terinfeksi virus corona ini memiliki prestasi dan kompetensi yang layak untuk masuk perguruan tinggi.

Sebelumnya, Wakil Rektor I UHO Kendari La Hamimu mengatakan sejak 4 Juli sampai 9 Juli 2020, sudah ada 1.894 calon mahasiswa baru yang menjalani rapid test. Sebanyak 14 orang dinyatakan reaktif dan empat orang keluar tes swab PCR dengan hasil positif.

Comment

1 comment

News Feed