by

PT INTI Dikabarkan Tunggak Gaji Karyawan Selama 7 Bulan

PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) atau PT INTI mengakui menunggak pembayaran gaji karyawan.

Direktur Utama PT INTI Otong Iip mengemukakan tunggakan terjadi sejak Mei 2019.

Baca juga : Hi App Segera Hadir, Aplikasi Lokal Yang Bakal Jadi Saingan WhatsApp, Apa Keunggulannya?

Kendati demikian, lanjut dia, pembayaran utang gaji secara bulanan terus dilakukan. Ia mengklaim selama kurun waktu 2020, ada pembayaran angsuran utang gaji hingga Agustus 2020.

Ia menjelaskan tunggakan terjadi karena Cash Flow Operation (CFO) dan ekuitas perusahaan yang berada di posisi negatif selama lima tahun terakhir.

Otong mengatakan manajemen baru mulai melakukan program transformasi pada lingkup bisnis, keuangan, SDM, dan proses bisnis serta tatakelola perusahaan, sekaligus melakukan restrukturisasi utang dan optimalisasi aset pada 2019 lalu.

Ia menambahkan upaya tersebut mulai membuahkan hasil. Performa perusahaan pada Januari hingga Agustus 2020 berada dalam kondisi yang mulai membaik.

Ini ditunjukkan oleh posisi pertumbuhan pendapatan, EBITDA, dan net income perusahaan yang tumbuh secara signifikan, meskipun secara CFO masih negatif karena menanggung utang masa lalu yang cukup besar.

Sayang ia tak merinci pertumbuhan yang diklaimnya tersebut.

“Solusi yang tengah dijalankan manajemen saat ini dalam upaya penyehatan perusahaan dilakukan melalui transformasi bisnis dengan memperbesar pola Business to Business (B2B) dengan Telkom Group, transformasi keuangan dengan melakukan restrukturisasi atas utang perseroan dan perolehan dana talangan dari berbagai sumber dengan tetap berpedoman pada kaidah tata kelola perusahaan yang baik (GCG),” katanya.

Comment

1 comment

News Feed