by

PPKM Mikro Diperpanjang, Pemkab Madiun Bolehkan Gelar Resepsi

Pemkot Madiun melonggarkan kegiatan warga selama perpanjangan masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro sejak 23 Februari hingga 8 Maret mendatang.

Dalam rentang waktu itu, resepsi pernikahan, khitanan, dan selamatan yang sebelumnya dilarang akhirnya bisa digelar.

Baca juga : BPBD: Tak Ada Warga Terisolasi Imbas Longsor Jalan di Cianjur

Namun, protokol kesehatan terutama menghindari terjadinya kerumunan tetap harus dipatuhi. Jumlah tamu pun dibatasi 30 orang untuk setiap shift-nya.

Wali Kota Madiun, Maidi mengatakan bahwa jadwal kedatangan tamu ke lokasi hajatan paling banyak tiga kali dalam sehari. Selain jumlah, ia melanjutkan, penyambutan tamu juga dibatasi. Warga yang menggelar hajatan dilarang menyuguhkan menu makanan dengan cara prasmanan. Sajian konsumsi diharapkan dibungkus dalam sebuah bingkisan.

“Begitu datang (tamu) mengucapkan selamat, menerima bingkisan, dan kembali pulang,” ujar Maidi, Selasa (23/2/2021).

Larangan lainnya, mantan Sekda Kota Madiun ini menyatakan tentang sterilnya lokasi hajatan dari adanya permainan musik secara langsung. Entah itu berupa organ tunggal, band, gamelan, maupun jenis lainnya.

“Terop (tenda) boleh dipasang. Jika kebijakan ini berjalan bagus dan bisa dipertahankan, maka nanti akan diizinkan berlangsung normal (seperti sebelum terjadinya pandemik COVID-19),” kata Maidi.

Kebijakan seputar aturan main pelaksanaan hajatan itu merupakan bagian dari Instruksi Wali Kota Madiun Nomor 4/2021 tentang Perpanjangan PPKM mikro untuk pengendalian penyebaran COVID-19.

Di dalam Instruksi Wali Kota itu juga mengatur tentang jadwal operasional toko, pusat perbelanjaan, dan pedagang kaki lima yang bertambah 60 menit. Pada masa PPKM mikro sebelumnya dibatasi hingga pukul 21.00, kali ini diperbolehkan hingga pukul 22.00.

Baca Juga :  PPKM Mikro Jatim Diperpanjang Hingga 5 April

Comment

1 comment

News Feed