by

Polisi Duga Tawuran di Manggarai Dipicu Aksi Lempar Air Seni

Tawuran antarwarga kembali pecah di sekitar wilayah Manggarai, Jakarta Selatan pada Senin (18/1) sore tadi. Aksi ini sempat membuat arus lalulintas di sekitar lokasi kejadian menjadi padat dan tidak bisa dilalui oleh pengendara.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah menduga bahwa insiden tersebut terjadi dipicu aksi saling lempar air kencing.

Baca juga : Vaksin Corona Sinopharm Diklaim Aman Bagi Anak 3-17 Tahun

“Kemarin awalnya ada saling lempar petasan, hari ini saling lempar air yang diduga air kencing. Itu yang memicu tawuran,” kata Azis saat dikonfirmasi, Senin (18/1) malam.

Dia menuturkan bahwa aksi tersebut terjadi pada sore hari sekitar pukul 17.00 WIB. Petugas baru bisa membubarkan mereka yang terlibat dalam insiden itu setelah menggunakan tembakan gas air mata.

Menurutnya, saat ini pihak kepolisian sedang melakukan pertemuan dengan tokoh masyarakat setempat untuk meredam konflik yang acapkali terjadi di wilayah itu.

Namun demikian, dia menegaskan bahwa kepolisian bakal menindak apabila ada pelaku tawuran yang meresahkan warga sekitar.

“Makanya kita mengambil langkah-langkah preventif dan komprehensif. Jadi kita melakukan pertemuan terhadap tokoh-tokoh, kita juga akan melakukan tindakan represif kepada para pelaku tawuran,” kata Azis.

Azis menyayangkan aksi tawuran di Manggarai yang terus berulang. Polisi, kata dia, akan mendalami kejadian tersebut untuk mencari sumber permasalahannya.

“Seharusnya di kota metropolitan ini, seharusnya sudah tidak terjadi. Namun, namanya masih terus terjadi, maka kita berupaya mencari hulu permasalahannya,” tukasnya.

Dalam rekaman yang beredar, terlihat aksi tawuran tersebut memanas di sekitar lokasi dengan diwarnai lemparan batu. Namun demikian, tidak dapat teridentifikasi dengan jelas para pelaku yang terlibat dalam aksi tawuran itu.

Baca Juga :  Alasan Pelatihan Online Kartu Prakerja, Offline Lebih Mahal

Selain diwarnai aksi lempar batu, para pelaku tawuran juga sempat menyalakan petasan dan mengarahkannya ke kelompok yang berlawanan.

Dalam hal ini, tawuran antarwarga di kawasan tersebut sudah berlangsung selama beberapa hari terakhir. Sebelumnya, tawuran juga sempat terjadi karena dipicu nyala petasan.

Comment

News Feed