by

Penyerangan Tottenham Tumpul, Skema Mourinho Tak Cocok di Tim

Lini penyerangan Tottenham Hotspur sangat tumpul pada musim ini. Dari tiga pertandingan terakhir, Tottenham hanya membuat empat tembakan ke arah gawang lawan. Hasil yang sangat buruk bagi The Lilywhites musim ini.

Tottenham ditahan imbang 0 – 0 saat menghadapi Bournemouth di Vitality Stadium. Pertandingan pekan ke-34 Liga Inggris tersebut berlangsung pada Jum’at 10 Juli 2020. Kegagalan Tottenham gagal menang dalam pertandingan tersebut karena tumpulnya penyerangan.

Baca juga : Arsenal Akan Duetkan Thomas Partey dan Lucas Torreira di Lini Tengah

Mereka sama sekali tak menciptakan tembakan ke arah gawang Bournemouth. Penyerangan Tottenham tumpul sejak bergulisnya kembali Premier League setelah pandemi Corona. Harry Kane dan kawan-kawan sebenarnya mengawali Liga Inggris dengan baik. Tottenham berhasil menahan imbang Man United 1-1 dan menang 2-0 dari West Ham.

Tetapi kali ini penyerangan Totenham Hotspur semakin buruk jelang akhir musim. Jumpa Man United, Tottenham hanya memiliki tiga tembakan on target. Dan gol Steven Bergwijn tak terlepas dari blunder David De Gea.

Hal yang sama saat berjumpa Wets Ham United, mereka hanya membuat empat tembakan ke gawang The Hammers. Gol kemenangan The Lilywhites dibantu oleh bunuh diri dari Thomas Soucek. Setelah itu lini penyerangan semakin memprihatinkan.

Tottenham Hotspur kalah 1 – 3 dari Sheffied United dan hanya membuat 2 tembakan on target. Laga melawan Everton, Tottenham juga hanya membuat dua tembakan on target. Tetapi kala itu Tottenham menang atas Everton melalui gol bunuh diri Michael Keane.

Masalah tersebut kian memucak saat bertemu dengan Bournemouth. Harry Kane dan kawan-kawan sama sekali tak membuat tembakan on target. Taktik Mourinho dinilai menjadi masalah dalam skuad Tottenham Hotspur.

Comment

1 comment

News Feed