by

Pengusaha Pasrah Resesi tapi Berharap Tak Sampai Depresi

Kalangan pengusaha menerima fakta bahwa resesi ekonomi Indonesia tidak terelakkan. Namun, mereka berharap agar resesi ekonomi ini tidak berlanjut menjadi depresi ekonomi.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) bidang Kebijakan Publik Sutrisno Iwantono mengatakan masyarakat tidak perlu risau apabila betul Indonesia mengalami resesi ekonomi. Pasalnya, kondisi ini juga dialami oleh sejumlah negara lain di dunia akibat covid-19.

Baca juga : Tips Aman Nonton Streaming Netflix cs revolusi 4K

Dalam kesempatan itu, ia juga menggambarkan keterpurukan sektor usaha akibat pandemi covid-19. Ia menuturkan sektor pariwisata khususnya hotel dan restoran merupakan yang terdampak paling parah akibat pandemi ini. Terutama, lanjutnya, hotel dan restoran dalam skala kecil.

Selain perhotelan dan restoran, ia mengungkapkan pelaku usaha kecil juga paling terdampak covid-19. Sebut saja, pedagang ritel di pasar Tanah Abang maupun Pondok Gede, Bekasi.

Potensi resesi ekonomi sendiri sudah diakui oleh pemerintah. Menteri Keuangan Sri Mulyani memprediksi pertumbuhan ekonomi pada kuartal III tahun ini berada di kisaran nol persen hingga minus 2 persen.

Apabila perekonomian RI kembali masuk di zona negatif, maka Indonesia mengalami resesi ekonomi secara teknis lantaran pertumbuhan ekonomi negatif dalam dua kuartal berturut-turut dari sebelumnya minus 5,32 persen di kuartal II 2020.

Namun, ia menyatakan resesi ekonomi tidak berarti bahwa kondisi Indonesia sangat buruk.

Alasannya, ia menilai sejumlah indikator ekonomi sudah membaik pada periode Juli dan Agustus dibandingkan posisi Mei hingga Juni, di mana pandemi corona sangat memukul ekonomi.

Comment

1 comment

News Feed