by

Ojek Online Bisa Angkut Penumpang Lagi, Tapi Begini Syaratnya

Direktorat Jenderal Perhubungan Dara Kementrian Perhubungan atau Kemenhub akhirnya mengizinkan ojek online beroperasi kembali dengan membuat aturan operasional baru untuk transportasi roda dua berbasis online ini.

Aturan ini dimuat dalam Surat Edaran Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub Nomor 11 Tahun 2020.

Dirjen Kemenhub, Budi Setiyadi menyebutkan jika transportasi roda dua berbasis Ojek Online harus bisa menerapkan jaga jarak aman dengan melakukan sebuah inovasi. Ia menyarankan kepada aplikaor ojol untuk menggunakan sekat pemisah dalam rangka menerapkan jaga jarak.

Sekat pemisah ini adalah ide dari aplikator dan juga asosiasi supaya para Ojol dapat lagi mengangkut penumpang di saat masa new normal ini. Sekat pemisah ini juga bisa melundungi penumpang dan driver agar tidak melakukan interaksi secara fisik atau langsung sehingga akan menerapkan social distancing meskipun sedang beroperasi.

Namun Dirjen Budi menegaskan jika sekat ini hanya bersifat saran jadi bukan menjadi suatu keharusan. Namun dengan konsep ini tentu diharapkan bisa meningkatkan kepercayaan dari penumpang untuk menggunakan transportasi Ojek Online.

Baca juga : Catatan IDI: 35 Dokter Meninggal Dunia Selama Pandemi Corona

Selain penggunaan sekat, kendaraan yang digunakan oleh Ojol juga harus disemprot disinfektan guna mencegah penyebaran virus berbahaya termasuk virus Corona. Kemudian penumpang dan juga pengemudi ojol juga diharuskan memakai masker, jaket, sarung tangan dan juga selalu melakukan cek suhu tubuh.

Terakhir Dirjen Budi juga mengharuskan kepada para aplikator untuk menyediakan hair net yang akan diberikan kepada pengemudi, agar digunakan untuk penumpang mereka. Pemberian hair net ini untuk penumpang yang menggunakan helm yang disediakan oleh ojol, jadi tidak membawa helm sendiri.

Baca Juga :  Cara Mengatasi Anak Susah Makan

Comment

1 comment

News Feed