by

Nasib Beruntung, Van Dijk Sempat Tulis Surat Wasiat dan Hampir Mati Muda

-Olahraga-180 views

Virgil Van Dijk adalah salah satu Bek tengah terhebat saat ini. Namun dibalik kesuksesan yang ia raih saat ini ternyata ia hampir mati muda ketika menjalani karir sebagai pesepak bola profesional. Ia bahkan sempat menulis surat wasiat saat ia baru memulai karir sepakbolanya tersebut.

Saat itu, ia berusia 20 tahun dan bergabung dengan klub sepak bola liga teratas Belanda yaitu Groningen. Saat tahun pertama menjalani karir sepak bola, ia mengalami sakit. Bahkan karena kondisi yang tidak jelas, membuat sang ibu memutuskan untuk datang ke markas klub tersebut kemudian membawannya ke rumah sakit.

Baca Juga : Ballack Sebut Kemampuan Van Dijk Biasa Saja

Dokter yang menanganinnya mendiagonsis jika usus buntunya pecah sehingga membuat radang di usus buntu dan dinding di sekitar perut. Selain itu Van Dijk juga mengalami infeksi ginjal. Dokter yang merawatnya langsung mengambil tindakan untuk melakukan operasi darurat guna menyelamatkan nyawa Van Dijk.

Namun, tindakan darurat yang dilakukan dokter tersebut tidak serta merta langsung membuat kondisi Van Dijk pulih. Ia masih ingat ketika berbaring di ranjang rumah sakit. Ia hanya bisa melihat tabung yang menjuntai dari dalam tubuhnya. Saat itu ia merasa tubuhnya hancur dan sudah tidak ada harapan untuk hidup. Hidupnya berada dalam resiko dan bayang-bayang kematian.

Bahkan Ibu dari Van Dijk tersebut juga sempat berdoa dan mendiskusikan beberapa skenario terburuk yang mungkin saja bisa terjadi. Hingga suatu saat, Van Dijk harus menandatangani beberapa dokumen seperti surat pernyataan jika dirinya mati, maka sebagian uang yang ia miliki akan menjadi hak ibunya. Tentu saja semua orang tidak ingin membicarakan hal tersebut, tapi ia harus melakukannya.

Setelah dirinya sembuh, akhirnya Van Dijk bisa kembali bermain dan merumput bersama Groningen. Ia sebenarnya memiliki niat untuk bergabung bersama Ajax, namun ditolak oleh Ajax. Akhirnya ia memutuskan untuk bergabung bersama Celtic dan sempat bermain bersama Southampton sebelum bergabung bersama Liverpool.

Hingga saat ini, bisa dibilang bermain di Liverpool adalah pencapaian tersukses dalam karirnya bermain si kulit bundar. Kisah ini tentu saja bisa menginspirasi kita, dimana dulu ia sempat tidak memiliki harapan untuk hidup dan karirnya tidak diperhitungkan di dunia Sepakbola. Namun kini dia menjadi runner up dari peraih Balon D’or tahun lalu.

Comment

1 comment

News Feed