by

Nadiem Diminta Lihat Papua, Belajar Jarak Jauh Sarat Kendala

Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua Christian Sohilait mengaku mendapat banyak kendala dalam mengelola pembelajaran jarak jauh (PJJ). Terutama mengenai keterbatasan listrik dan internet serta gawai.

Menurutnya, Mendikbud Nadiem Makarim harus mendengar langsung keluhan dan kendala di daerah. Tidak melalui anak buahnya di Kemendikbud.

Baca juga : Juventus vs Lazio, Duel Top Skor Ronaldo dan Immobile

Christian menjelaskan bahwa pembelajaran di Papua dilakukan dengan dua metode, yakni via internet atau daring dan luar jaringan (luring) atau tatap muka. Namun pembelajaran daring hanya bisa dilakukan 46 persen siswa di Papua.

Di samping kendala jaringan, keterbatasan kemampuan guru dan siswa mengoperasikan gawai juga jadi masalah. Tetapi ketika ada siswa atau guru yang bisa, kadang gawai yang akan digunakan tidak ada.

Ia mengaku sudah berupaya melakukan pelatihan kepada guru. Namun pelatihan hanya mampu mencakup 500 sampai 800 guru. Padahal jumlah guru di Papua ada 18 ribu dan hampir 40 persen tak paham teknologi.

Christian mengatakan pihaknya juga sudah memberikan 12 ribu radio dan 25 ribu buku cetak secara gratis untuk membantu PJJ bagi siswa di pedalaman Papua. Namun hal ini pun belum mencakup keseluruhan jumlah siswa.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian mengatakan ada 9.113 desa/kelurahan di daerah tertinggal, terdepan dan terluar yang belum terjangkau jaringan 4G.

Menurut data Perencanaan Digitalisasi Nasional Kementerian Komunikasi dan Informatika, dari total 83.218 desa/kelurahan di Indonesia, ada 12.548 desa/kelurahan yang belum terjangkau 4G.

Dari keseluruhan wilayah Indonesia, hanya 49,33 persen yang terfasilitasi jaringan 4G, 44,35 persen terfasilitasi jaringan 3G, dan 68,54 persen terfasilitasi jaringan 2G. Artinya ada 31,46 persen wilayah yang belum terfasilitasi.

Perkara minimnya pelatihan guru di daerah terpencil juga menjadi permasalahan yang diteriakan guru. Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud Iwan Syahril menyarankan guru belajar dari sesama guru.

Comment

1 comment

News Feed