by

Nadiem Bagikan 5.000 Tablet, Mayoritas untuk Mahasiswa Papua

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bakal membagikan 5.000 tablet untuk mahasiswa di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) untuk membantu proses pembelajaran selama masa pandemi virus corona.

Pemberian tablet rencananya dilakukan pada 28 Oktober, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda. Bersama pemberian tablet, Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) bakal mengupayakan perbaikan jaringan internet untuk mendukung pembelajaran daring.

Baca juga : Seluk-beluk Tahun Baru Islam dan Bulan Muharram

Paris mengatakan pihaknya belum memastikan daerah yang bakal menerima bantuan tablet. Namun mayoritas jumlah tablet rencananya akan dibagikan ke mahasiswa di Papua.

Di samping tablet, Kemendikbud masih mengupayakan bantuan kuota untuk mahasiswa dan siswa selama pembelajaran daring. Katanya, Nadiem sudah mengkomunikasikan hal ini kepada Presiden RI Joko Widodo.

Data pelajar yang kurang mampu merujuk pada penerima beasiswa Bidikmisi, Kartu Indonesia Pintar dan mahasiswa yang terbukti ekonominya terdampak covid-19. Instansi pendidikan dalam hal ini bertanggung jawab memvalidasi data tersebut.

Paris menyebut rencana ini masih didiskusikan oleh Istana, Kementerian Keuangan, dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Jika anggaran yang diajukan memungkinkan, Kemendikbud bakal memperluas bantuan untuk seluruh mahasiswa.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim telah memutuskan pembelajaran di masa pandemi tetap dilakukan daring untuk perguruan tinggi. Sedangkan sekolah hanya diperbolehkan belajar tatap muka di zona hijau dan kuning.

Selama pembelajaran jarak jauh (PJJ) berlangsung, Nadiem mengaku mendapat banyak laporan siswa kesulitan belajar daring karena kendala biaya kuota internet. Ia pun mengatakan pihaknya tengah memperjuangkan bantuan untuk itu.

Baca Juga :  BKPM Proses 5.000 Izin Investasi per Hari Walau Ada Corona

News Feed