by

Mentan Sidak ke Gudang Pupuk di Pantura,Pastikan Ketersediaan Aman

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo melakukan inspeksi dadakan (Sidak) di gudang pupuk PT Petrokimia dan PT Pupuk Kujang Lini III yang berada di kawasan pertanian Pantura Jawa Barat, Indramayu.

Kunjungan kali ini dalam rangka mengecek stok ketersediaan pupuk subsidi guna mengantisipasi kekurangan atau alokasi kebutuhan para petani di masa pandemi Covid-19.

Baca juga : Enggak Usah ke Bengkel, Ini Cara Cegah Klakson Motor Bersuara Sember

Syahrul menambahkan ketersediaan dan kesiapan pupuk cukup baik. Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, pupuk terus dicek sehingga ketersediaan, kesiapan, ketepatan distribusi, serta penerima subsidi pupuk dapat terjaga.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Pupuk Kujang Maryadi menegaskan pihaknya telah menyediakan stok pupuk dalam jumlah yang aman.

Stok pupuk urea bersubsidi wilayah Jawa Barat, Banten, dan sebagian Jawa Tengah tercatat sebanyak 122.533 ton atau 1.147 persen dari ketentuan Distan sebesar 10.687 ton. Sampai dengan 30 Agustus 2020, pihaknya telah menyalurkan 104 persen pupuk subsidi kepada petani.

Tambahan Subsidi Pupuk

Senada, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan) Sarwo Edhy mengatakan guna menyukseskan peningkatan produksi dan kesejahteraan petani, penambahan alokasi subsidi pupuk akan direncanakan mencapai volume 1 juta ton. Ini menelan anggaran sekitar Rp 3,14 triliun.

Dengan penambahan itu diharapkan bisa memenuhi kebutuhan pupuk bersubsidi yang kurang di sejumlah wilayah Indonesia.

Dalam penerapannya, Kementan menjalankan mekanisme pendistribusian pupuk bersubsidi dengan eRDKK. Penyaluran pupuk subsidi melalui eRDKK disebut efisien.

Baca Juga :  Gugus Tugas Sebut 44 Persen Kabupaten/Kota Zona Aman Corona

Comment

1 comment

News Feed