by

Mengenal Kelebihan dan Efek Samping Dari Diet Body

Beragam pola diet tersedia. Salah satu yang populer adalah the body reset diet yang juga diikuti oleh sejumlah selebriti. Diet jenis ini diklaim sebagai cara mudah dan sehat untuk meningkatkan kerja metabolisme tubuh serta menurunkan berat badan dengan cepat.

Dalam diet ini, Anda dapat mengonsumsi rata-rata 300 kalori per smoothie, 150-200 kalori per camilan, dan 360 kalori per makanan. Jika dijumlahkan, total konsumsi harian sebanyak 1.200-1.400 kalori.

Baca juga : Planet Saturnus Berubah Saat Musim Panas

Diet ini juga menyarankan olahraga ringan seperti jalan kaki dan latihan beban 5-10 menit untuk membakar kalori tanpa menambah nafsu makan.

Diet jenis ini dibagi menjadi tiga fase yang masing-masing berlangsung selama lima hari. Setiap fase memiliki pola makan sendiri dan olahraga rutin.

Manfaat Diet Body Reset

1. Membantu menurunkan berat badan

Diet jenis ini memungkinkan penurunan berat badan, setidaknya dalam jangka pendek.

Penurunan berat badan terjadi saat tubuh lebih banyak membakar kalori. Karena diet ini terdiri dari smoothie, camilan, dan makanan berkalori rendah, tubuh sangat mungkin mengalami defisit kalori. Olahraga rutin juga membantu tubuh membakar kalori.

2. Meningkatkan semangat

Meskipun 15 hari menjadi periode waktu yang relatif singkat, namun Anda dipastikan akan terus menjalani pola diet ini. Penurunan berat badan awal yang cepat ditemukan dapat meningkatkan keberhasilan diet jangka panjang.

3. Makanan kaya nutrisi tinggi

Diet ini menekankan pada makanan bergizi seperti buah, sayur, biji-bijian, kacang-kacangan, protein tanpa lemak, dan produk olahan susu rendah lemak.

Terlebih lagi, pola makan diet ini dikemas dengan serat dari banyak makanan utuh dalam smoothie, camilan, dan makanan padat. Diet tinggi serat telah dikaitkan dengan penurunan berat badan dan penurunan risiko penyakit kronis seperti diabetes tipe-2, penyakit jantung, dan kanker.

Baca Juga :  Solusi Tempat Tinggal di Perantauan yang Murah Bahkan Gratis

Kekurangan Diet

1. Terlalu membatasi kalori

Diet ini membatasi asupan sebanyak 1.200-1.400 kalori per hari. Angka ini jauh berada di bawah jumlah yang disarankan untuk orang dewasa sebanyak 2.000 kalori per hari. Pembatasan kalori ini dianggap terlalu berat bagi beberapa orang.

Tak hanya terlalu berat, pembatasan kalori juga bisa menyebabkan kekurangan nutrisi. Diet rendah kalori sering kali kekurangan semua kebutuhan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan untuk kesehatan yang optimal.

Terlebih lagi, pembatasan kalori ekstrem dan penurunan berat badan yang cepat terbukti dapat memperlambat metabolisme tubuh dan mengakibatkan berkurangnya massa otot secara signifikan.

2. Sulit untuk dilakoni jangka panjang

Penelitian menunjukkan bahwa setiap diet rendah kalori akan bekerja selama seseorang tetap melakukannya. Namun, asupan rendah kalori dapat melepaskan hormon yang menciptakan rasa lapar. Hal ini menjadi alasan banyak orang berhenti menjalani program diet.

News Feed