by

Madura United Mundur Jika Kompetisi Liga 1 Dilanjutkan

Klub Liga 1 Jawa timur, Madura United belum bersedia untuk mengumpulkan para pemainnya dalam waktu dekat. Keputusan itu diambil Coach Rahmad Darmawan dikarenakan kondisi wilayah jawa timur yang berada di zona merah Covid-19.

Madura United telah meliburkan para pemain sejak pertengahan Maret 2020 lalu. Saat ini pemain belum dikumpulkan untuk latihan bersama. Mereka tengah menjalani latihan secara mandiri dirumah atau negara masing-masing.

Baca juga : Debut Witan Sulaeman Di Klub Eropa Langsung Jadi Starter

Pelatih dan Official Madura United terus memantau perkembangan pandmi Covid-19 ini. Khususnya untuk wilayah jawa timur yang belum menunjukan angka penurunan kasus positif.

“Sejauh ini belum ada kendala dalam tim Madura untuk persiapan kompetisi. Liga baru akan dilaksanakan awal Agustus mendatang. Masih ada sekitar 45 hari dari sekarang untuk melihat perkembangan,” ungkap Rahmad Darmawan kepada wartawan.

PSSI belum memutuskan waktu secara resmi untuk mengelar pertandigan. Rencananya Kompetisi sepakbola akan dimulai pada September atau Oktober mendatang.

Tetapi, tim Madura United tetap saja ngotot untuk menolak kelanjutan kompetisi Liga 1 2020. Penolakan tersebut diambil dengan melihat situasi di wilayah Jawa Timur dan Indonesia.

Bahkan Madura United siap untuk mengundurkan diri dari Kompetisi Liga 1 2020. Sikap tersebut diambil jika pihak PSSI tetap melaksanakan lanjutan Liga 1. Di Jawa Timur saat ini memang menjadi zona merah penyebaran Covid-19 yang masih menjadi-jadi.

“Silahkan kalau mau melanjutkan Liga 1, Madura tidak ikut. Kami telah meminta masukan dari berbagai pihak. Mereka mendukung penolakan kami ini karena resikonya yang masih tinggi,” kata Hanura Soemitro ketika di tanya.

Comment

News Feed