by

Lagu ‘Glory to Hong Kong’ Dilarang Dinyanyikan di Sekolah

Departemen Pendidikan Hong Kong melarang pelajar menyanyikan lagu ‘Glory to Hong Kong’ dan melarang mereka terlibat aksi protes terhadap undang-undang keamanan nasional baru yang memperkuat kendali China atas Hong Kong.

‘Glory to Hong Kong’ adalah lagu kebangsaan tidak resmi yang digaungkan para demonstran dalam aksi protes menentang pemberlakuan undang-undang keamanan China.

Para pelajar dilarang menyanyikan ‘Glory to Hong Kong’, mengunggah slogan politik secara daring, atau membentuk rantai manusia (politik solidaritas) yang sudah terjadi di berbagai aksi protes pro-demokrasi di wilayah itu.

Baca juga : Besok, KAI Tambah Operasi KA Jarak Jauh Jadi 10 Perjalanan

“Lagu ‘Glory to Hong Kong’ berisi pesan-pesan politik yang kuat dan berkaitan erat dengan insiden sosial dan politik, kekerasan dan insiden ilegal yang berlangsung berbulan-bulan,” kata Sekretaris Pendidikan Hong Kong, Kevin Yeung, dalam sebuah pernyataan pada Rabu (8/7).

“Karena itu, sekolah tidak boleh mengizinkan siswanya bermain, bernyanyi, atau menyiarkannya di sekolah,” tambahnya.

Comment

1 comment

News Feed