by

Kawasan Ekonomi Khusus – Mandalika

Mandalika

adalah kawasan wisata pantai di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Kawasan ini ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang terbentang lebih dari 1.035,67 hektar di pesisir selatan pulau Lombok. Mandalika berjarak 17 km langsung dari Bandara Internasional Lombok dan sekitar 50 km dari pusat kota Mataram, ibu kota provinsi.Diresmikan oleh Presiden Indonesia Joko Widodo pada 20 Oktober 2017.

Pemerintah Indonesia menjual Mandalika ke Dubai Development Corporation dengan harga US$240 juta pada tahun 2007. Karena krisis keuangan global pada tahun 2008 dana menyusut, sehingga Emirates tidak punya pilihan selain menjual Mandalika kembali ke pemerintah Indonesia dengan setengah dari harga pembelian. Presiden Indonesia saat itu Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan peletakan batu pertama proyek pembangunan Mandalika pada 21 Oktober 2011.

Enam Nota Kesepahaman (MoU) tentang pengembangan situs ditandatangani bersamaan dengan upacara tersebut. Usulan pemberian status kawasan ekonomi khusus kepada kawasan resor Mandalika didasarkan pada UU No. 30/2011 tentang peraturan yang mengatur Kawasan Ekonomi Khusus dan termasuk dalam Peraturan Pemerintah Nomor 2/2011 (tentang Penyelenggaraan Kawasan Ekonomi Khusus). Pemerintah Qatar menandatangani nota kesepahaman pada tahun 2018 untuk menginvestasikan $500 juta di area tersebut.

Proyek Pengembangan Resor Mandalika direncanakan akan dilakukan di area seluas sekitar 1.200 hektar di Kuta, Kecamatan Pujut dan memiliki nilai proyeksi US$3 miliar, yang mencakup sekitar 7,5 kilometer pantai berpasir putih. Rencana telah dirinci untuk proyek hotel, vila, dan resor kelas atas. Sirkuit Formula Satu, ruang pleno untuk acara konser, pelabuhan untuk tamasya dan kapal lainnya, taman hiburan bergaya Disneyland yang terintegrasi, taman bawah laut, lapangan golf, taman bakau, taman ramah lingkungan, dan taman teknis semuanya telah diusulkan.

Baca Juga :  Pandemi Corona, Daging Kurban Boleh Dibagikan Bentuk Olahan

Kawasan resor Mandalika dikelola oleh Badan Usaha Milik Negara Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), yang memiliki lima pantai di Lombok bagian selatan: Pantai Kuta, Pantai Serenting, Tanjung Aan, Pantai Keliuw, dan Pantai Gerupuk. Luas 1.179 hektar akan dibagi dalam tiga zona.

  • Tempat tinggal mewah di bagian barat
  • Hotel, vila, dan utilitas umum di bagian tengah
  • Hotel dan villa eksklusif di bagian timur

Kawasan resor Mandalika diharapkan memiliki 2.000 kamar hotel dan menarik hingga 2 juta wisatawan asing setiap tahunnya pada 2019. Hotel yang sedang dibangun di area resor adalah :

  • Pullman Hotel- 270 kamar; pembangunannya telah dimulai pada Oktober 2017.
  • Royal Tulip Hotel- 198 kamar; dimulai pada 26 Maret 2018.
  • X2 Hotel- 240 kamar
  • Club Med Hotel- 350 kamar
  • Grand Mercure Hotel – 342 kamar
  • Aloft by Marriott Hotel, 173 kamar
  • Paramount Lombok Resort and Residences sedang dibangun di atas lahan seluas 7,65 hektar. Hotel dengan 1500 kamar akan dioperasikan oleh perusahaan perhotelan Paramount Hotels and Resorts, yang diharapkan akan selesai pada tahun 2020.

Menarik bukan tentang Mandalika ? siapkan dana wisata anda mulai dari sekarang, dan nikmati perjalanan wisata anda ke Mandalika.

  • Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut silakan kunjungi sekilasinfo

Comment

News Feed