by

Inilah Alasannya Mengapa China Tetap Buat Vaksin Meski Sudah Kalah

China diklaim berhasil mengendalikan pandemi Covid-19 tanpa menggunakan vaksin. Keberhasilan ini tak menghentikan usaha pemerintah China untuk terus menciptakan vaksin Covid-19.

Kepala Laboratorium Rekayasa Genetika Terapan dan Protein Desain LIPI, Wien Kusharyoto mengatakan China terus berupaya menghasilkan vaksin Covid-19 untuk menyebarkan pengaruhnya di seluruh dunia.

Baca juga : Cuma 1 Persen per Agustus, Laju Penyaluran Kredit Kian Seret

Saat ini Indonesia bahkan menyatakan minatnya untuk bekerja sama dengan tiga perusahaan asal China untuk memproduksi vaksin dalam negeri, ketiga perusahaan itu adalah Sinovac Biotech, Sinopharm, dan CanSino.

Dihubungi terpisah, Ahli biologi molekuler Ahmad Rusdan Handoyo mengatakan bentuk China terus mengupayakan penemuan vaksin Covid-19 meski dinilai berhasil mengendalikan pandemi adalah agar pandemi bisa berakhir di seluruh dunia.

Sebab meski mampu mengendalikan, China masih belum aman dari pandemi Covid-19 apabila negara-negara lain masih belum mampu mengendalikan pandemi Covid-19.

Sinovac dan Sinopharm mengembangkan vaksin inaktivasi, sementara CanSino mengembangkan vaksin dari virus yang dilemahkan. Ahmad mengatakan pengembangan virus inaktivasi ini memerlukan akses ke isolat virus.

Di sisi lain, dalam pengembangan virus inaktivasi Wien mengatakan virus SARS-CoV-2 harus dikultur dengan menggunakan sel mamalia, misalnya dari monyet.

Selain itu proses kultur juga harus dilakukan di laboratorium dengan level keamanan hayati BSL-3 (biosafety level-3). Setelah itu virusnya harus di inaktivasi da harus dijamin bahwa seluruh virusnya benar-benar telah inaktif.

Comment

News Feed