by

Gedung Putih Bantah Lembaga Penegak Hukum AS Rasialis

Pelaksana tugas Wakil Menteri Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat, Ken Cuccinelli, membantah bahwa sikap rasisme yang sistemik tertanam dalam tubuh aparat penegak hukum terutama kepolisian Negeri Paman Sam.

Kepolisian AS terus menjadi sorotan publik Amerika bahkan dunia setelah warga kulit hitam asal Minneapolis, George Floyd, meninggal dunia saat dalam penangkapan aparat.

Baca juga : Cadangan Devisa RI Naik Jadi US$130,5 Miliar

Floyd meninggal pada 27 Mei lalu karena kehabisan napas usai lehernya ditekan oleh lutut seorang petugas polisi yang tengah menangkapnya.

Kematian Floyd menambah catatan hitam kepolisian AS. Pasalnya, selama ini, sudah banyak kasus warga kulit hitam AS tewas di tangan aparat.

Beberapa bulan sebelum insiden Floyd terjadi, pertemuan kulit hitam bernama Breonna Taylor juga meninggal dunia di tangan kepolisian AS.

Taylor yang tengah terlelap ditembak mati oleh polisi ketika aparat menggeledah gedung apartemennya untuk mencari tersangka kriminal.

Kematian Floyd dinilai menjadi puncak amarah publik AS terkait sikap diskriminasi dan rasial berujung kekerasan dalam tubuh aparat kepolisian, terutama saat menindak warga kulit hitam dan kaum minoritas lainnya.

Sehari setelah kematian Floyd, unjuk rasa anti-rasisme pecah di Minneapolis. Sejak itu demonstrasi terus menyebar ke setidaknya 140 kota di AS bahkan hingga mancanegara.

Blitzer bertanya kepada Cuccinelli “jika George Floyd berkulit putih, apakah dia akan hidup hari ini?”

“Tidak, kurasa dia (tetap) tidak akan (hidup). Saya pikir perilaku (rasis) sudah tertanam dalam petugas itu,” jawab Cuccinelli.

Dia menuturkan FBI tengah menyelidiki apakah petugas polisi yang menekan leher Floyd memiliki masalah rasisme.

“Tapi dari apa yang saya lihat dalam video penangkapan Floyd yang tersebar selama delapan setengah menit itu, dia (polisi) adalah seseorang perundung yang menyalahgunakan kedudukan otoritas dan kekuasaannya dalam hukum,” kata Cuccinelli.

Baca Juga :  Debat Capres AS Panas! Biden Menang dari Trump

Selain Cuccinelli, sejumlah pejabat AS juga membantah bahwa sikap rasisme sistematik tertanam dalam lembaga penegak hukum Negeri Paman Sam.

News Feed