by

Cuma 1 Persen per Agustus, Laju Penyaluran Kredit Kian Seret

Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan kredit perbankan turun dari 1,49 persen pada Juli 2020 menjadi 1,04 persen pada Agustus 2020. Penyaluran kredit semakin seret di tengah pandemi virus corona atau covid-19.

Perry mengatakan hal ini terjadi karena permintaan kredit dari dunia usaha dan masyarakat memang belum meningkat. Dunia usaha, katanya, masih terus menimbang operasional ke depan di tengah pandemi covid-19.

Baca juga : Kakak Beradik Susah Akur? Seperti Ini Cara Mengatasinya

Pertimbangan ini khususnya melihat prospek permintaan pasar yang tercermin dari data mobilitas masyarakat, permintaan konsumsi, ekspor, investasi dan lainnya. Begitu juga dengan dampak penyaluran anggaran dari program-program pemerintah.

Selain itu, rendahnya pertumbuhan penyaluran kredit juga dipengaruhi oleh sikap bank yang tetap berhati-hati menilai prospek usaha dari nasabah di tengah pandemi.

Lebih lanjut, BI mencatat rendahnya penyaluran kredit bank rupanya berbanding terbalik dengan rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) secara gross yang naik dari 3,11 persen menjadi 3,22 persen.

Namun, NPL net turun tipis dari 1,16 persen menjadi 1,15 persen.Sementara pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) meroket dari 7,95 persen menjadi 11,64 persen pada Agustus 2020. Artinya, masyarakat meningkatkan penyimpanan dana di bank pada bulan lalu.

Comment

1 comment

News Feed