by

Apa Itu “New Normal”? Bagaimana Mekanisme nya?

-Politik-100 views

Istilah New normal atau normal yang berlaku saat ini menjadi istilah yang sering kita dengar. Mulai dari TV hingga sosial media sering muncul istilah ini, terutama ketika Pandemi Covid-19 melanda seluruh dunia termasuk ke Indonesia. Lalu apa itu sebenarnya New Normal ini?

Definisi dari New Normal merupakan skenario yang dilakukan untuk mempercepat penanganan dari pandemi Covid-19 pada aspek kesehatan dan juga sosial-ekonomi. Pemerintah Indonesia sendiri secara resmi sudah mengumumkan rencana mereka untuk mengimplementasikan skenario dari New Normal ini dengan mempertimbangkan beberapa studi epidemiologis dan juga kesiapan regional.

Baca juga : Corona DKI 31 Mei : 7.272 Positif, 2.102 Sembuh

Daerah yang R0 atau jumlah reproduksi virus kurang dari 1 bisa menerapkan agenda New Normal ini. Dalam beberapa waktu kedepan, Kemenko akan mengusulkan terkait mekanisme penilaian dari New Normal ini, entah itu berdasarkan perhitungan epidemiologi dan juga kapasitas dari regional dalam melakukan penanganan Covid-19 seperti misalnya pengendalian virus, pengembangan penyakit dan juga kapasitas kesehatan.

Beberapa daerah yang ada di Jawa sendiri menerapkan 5 level scoring pada penanganan Covid-19 ini, yaitu krisis, substansial, tingkat parah, sedang, dan rendah.

Mekanisme New Normal Selama Pandemi Covid-19

Agar roda ekonomi kembali pulih dan berjalan normal, Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian akhirnya menyusun suatu tahapan untuk pembukaan kegiatan bisnis dan industri pasca penyebaran pandemi Covid-19.

Fase 1 (1 juni)
Industri dan jasa bisa beroperasi kembali namun tetap melaksanakan protokol kesehatan Covid-19
Mall belum boleh buka, kecuali toko masker dan fasilitas kesehatan.

Fase 2 (8 Juni)
Toko, Mall dan pasar boleh buka namun dengan protokol kesehatan

Fase 3 (15 Juni)Mall masih buka seperti fase 2, namun terdapat evaluasi dalam pembukaan spa, salon dan lainnya.
Sekolah dibuka dengan sistem shift.

Fase 4 (6 Juli)
Pembukaan kegiatan ekonomi dengan tambahan evaluasi guna pembukaan secara bertahap bar, cafe dan lainnya dengan protokol kesehatan
Kegiatan ibadah berjamaah diperbolehkan namun dengan jumlah jamaah yang dibatasi

Fase 5 (20 – 27 Juli)
Evaluasi dari fase 4 dan juga pembukaan tempat-tempat ekonomi berskala besar
Akhir juli diharapkan semua kegiatan ekonomi bisa berjalan

Comment

News Feed