by

Abu Bakar Ba’asyir Dan Gayus Dapat Remisi Lebaran 2020

-Politik-66 views

Sebanyak 588 Warga binaan dari Lapas Gunung Sindur, Bogor mendapatkan remisi khusus pada Lebaran tahun ini. Dua penerima remisi tersebut mendapat sorotan publik yaitu Abu Bakar Ba’asyir dan juga Gayus Tambunan. Gayus Tambunan mendapatkan remisi khusus lebaran selama 2 bulan, sedangkan Abu Bakar Ba’asyir mendapatkan remisi khusus lebaran 1 bulan 15 hari.

Abu Bakar Ba’asyir dan Gayus bersama 586 warga binaan lain mendapatkan remisi khusus lebaran karena berkelakuan baik selama mendekam di Lapas Gunung Sindur, Bogor. Selain itu remisi khusus tersebut diberikan khusus kepada narapidana yang beragama Islam, sudah menjalani masa pidana 6 bulan dan tidak terdaftar dalam register F dalam program lapas.

Baca juga : Stadion Di Pulau Jawa Dipersiapkan Untuk Liga 1 2020

Setelah mendapatkan remisi khusus ini, Gayus dipastikan akan bebas pada 27 Februari 2034, sementara untuk Abu Bakar Ba’asyir akan selesai menjalani masa pidana 3 Januari 2022.

Ada 247 narapidana lain penghuni Lapas Gunung Sindur yang tidak mendapat remisi khusus Lebaran. Dari sebanyak napi yang menerima remisi khusus lebaran ini, ada 18 warga binaan yang langsung bebas.

Seperti yang sudah kita ketahui jika Gayus Tambunan adalah seorang narapidana yang mendapatkan hukuman berlapis, mulai dari menyuap hakim, memanipulasi pajak, menyuap petugas LP sampai membuat paspor palsu agar ia bisa bepergian selama menjalani masa tahanan.

Abu Bakar Ba’asyir

Sementara untuk Abu Bakar Ba’asyir adalah seorang narapidana kasus teroris yang divonis 15 tahun penjara melalui sidang pada 16 Juni 2011. Sebenarnya tahun 2019 lalu pemerintah sempat memiliki wacana untuk memberikan pembebasan bersayarat kepada Ba’asyir terkait masalah kesehatannya, namun akhirnya PB tersebut dikaji ulang.

Alasan Gayus Dan Ba’asyir Mendapat Remisi

Alasan dari pemberian remisi terhadap Gayus dan Ba’asyir adalah karena mereka sudah berkelakuan baik selama menjalani masa tahanan. Mereka tidak melanggar peraturan yang sesuai dengan apa yang diterapkan entah itu pada persyaratan administratif atau substantif sebagai salah satu syarat dari penerimaan remisi Idul fitri tahun ini.

Wakil ketua MPR, Asrul Sani berpendapat jika seharusnya Abu Bakar Ba’asyir mendapatkan Pembebasan Bersyarat atau Tahanan Rumah karena usia dari Ba’asyir yang sudah menginjak 80 tahun tersebut.

Comment

1 comment

News Feed