by

7 Fakta Mengejutkan Tentang Manfaat Donor Darah

Apa Anda pernah mendonorkan darah? Barangkali yang langsung terbayang dalam benak adalah ukuran jarum yang jauh lebih besar daripada jarum infus.

Namun tiap tetes darah yang Anda sumbangkan begitu berharga buat para pasien yang memerlukan. Tak hanya buat pasien, donor darah juga membawa kesehatan buat Anda.

Baca juga : Inilah Trik Ampuh Membuat Foto Makanan Terlihat Lezat Menggugah SELERA!

Meski terlihat sedikit mengerikan, namun donor darah bukan hal yang mengerikan. Sebaliknya donor darah bisa menyehatkan tubuh.

Beberapa manfaat kesehatan di antaranya adalah menjaga kesehatan jantung, menambah zat besi, mencegah risiko kanker, mencegah penuaan dini serta menurunkan berat badan.

1. Darah dipisah sesuai bagian-bagiannya

Setelah didonorkan, darah tak akan langsung diberikan kepada penerima. Darah yang sudah terkumpul dari para pendonor akan dipisahkan sesuai golongan dan bagian-bagiannya. Ada tiga bagian darah yakni, eritrosit (sel darah merah), leukosit (sel darah putih) dan plasma darah.

2. Darah yang tidak sesuai standar akan dimusnahkan

Sebelum donor darah, calon pendonor akan menjalani pemeriksaan kesehatan terutama yang berkaitan dengan darah. Laku tes termasuk cek tekanan darah, kekentalan darah juga kadar hemoglobin (Hb). Setelah lolos tes, darah akan diambil.

3. Golongan darah tak cuma A/B/AB/O

Selama ini orang mengenal penggolongan darah seperti, A, B, AB, dan O. Padahal dari sini, golongan darah masih terbagi lagi sesuai faktor Rhesus. Rhesus merupakan antigen atau protein pada permukaan sel darah merah. Faktor Rhesus terbagi dua yakni, Rhesus positif dan Rhesus negatif.

4. Golongan darah universal

Ada anggapan bahwa golongan darah O bisa mendonorkan darahnya pada siapapun. Sedangkan golongan darah AB bisa menerima transfusi dari golongan darah apapun. Ni Ken menjelaskan ini hanya berlaku dalam kondisi darurat.

Baca Juga :  Cara Sederhana Membuat Orang Lain Bahagia

5. Formulir donor darah sesuai standar internasional

Jangan kaget jika sebelum mendonorkan darah, Anda bakal disodori puluhan pertanyaan. Mungkin ada pula pertanyaan yang tidak Anda sangka-sangka seperti riwayat kunjungan ke Afrika, Inggris, bahkan kepemilikan tato.

6. Frekuensi donor darah yang sehat

Ni Ken mendorong masyarakat untuk rajin mendonorkan darah demi menjaga kesehatan. Sirkulasi darah baik sekaligus ada produksi darah baru secara berkala. Sebaiknya Anda mendonorkan darah minimal dua atau tiga bulan sekali.

7. Donor darah tidak akan mengurangi volume darah

Apa donor darah bakal mengurangi volume darah? Sebelum menjawab pertanyaan ini, situs Blood milik NHS Inggris menjelaskan orang dewasa rata-rata memiliki 10 pint darah (1 pint = 473 mililiter) atau 8 persen dari berat badan. Aktivitas donor darah akan mengambil sekitar 1 pint.

Akan tetapi Anda tidak perlu khawatir. Tubuh memiliki mekanisme untuk menggantikan darah yang diambil. Tubuh memproduksi sekitar 2 juta sel darah merah baru tiap detik sehingga ‘hanya’ perlu waktu seminggu untuk mengembalikan darah setelah donor.

Sedangkan untuk sel darah putih dan keping darah, protein akan menstimulasi produksi pada sumsum tulang dan beberapa hari berikutnya, sel darah putih dan keping darah akan ‘kembali’.

Comment

1 comment

News Feed